Kami adalah aplikator waterproofing, floor hardener, epoxy lantai, grouting, injeksi beton, perbaikan beton, perbaikan bocor, waterstop, firestop, perkuatan struktur beton, frp lining & coating, sealant, angkur dan lain lain.

Kami menerima Perintah Kerja secara Nasional dari DKI Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bogor dan sekitarnya, Bandung, Surabaya, Bali, Kalimantan Sumatera, Makasar hingga Jayapura.

Dukungan pasokan material dari pabrikan ternama dan lokal seperti Fosroc, Sika, Basf, Cormix, Itls, Deltacrete, Ultrachem, Propan, Bostic, Hilti, dan lain lain.

Packer Injeksi / Injection Packer

Packer injeksi ( Injection Packer) adalah alat bantu dalam proses pekerjaan Injeksi yang pada umumnya injeksi kebocoran dengan menggunakan material Polyurethane ( PU) ,

 alat ini adalah satu bagian yang penting dalam proses injeksi, hal ini dikarenakan didalam packer ini terdapat sebuah sumbat berbentuk ball bearing yang menjadikan saluran ( arteri) satu arah.

 Dalam prosesnya pekerjaan injeksi menggunakan system high preasure pump sehingga saluran satu arah ini mencegah material yang telah terpompa ke dalam lantai kerja keluar kembali dan mempertahankan tekanan expansi dari material yang berisifat mengembang.
 selain itu pada bottom terdapat rubber ( karet) yang mengembang ketika packer ini dimasukan kedalam lubang titik injeksi dan diputar searah jarum jam dengan menggunakan kunci. hal ini membuat packer yang tertanam menjadi terkunci dalam baton dan celah pada lubang tertutup rapat sehingga tidak bocor.

Berikut beberapa contoh Packer Injeksi


packer injeksi
packer injeksi

Teknik Pondasi untuk mendapatkan jenis dan dimensi yang efisien

Teknik fondasi atau teknik pondasi adalah suatu upaya teknis untuk mendapatkan jenis dan dimensi fondasi bangunan yang efisien, sehingga dapat menyangga beban yang bekerja dengan baik. Teknik fondasi merupakan bagian dari ilmu geoteknik.

Jenis-jenis Pondasi Pondasi dapat digolongkan menjadi tiga jenis:

  1. Pondasi dangkal: kedalaman masuknya ke tanah relatif dangkal, hanya beberapa meter masuknya ke dalam tanah. Salah satu tipe yang sering digunakan ialah pondasi menerus yang biasa pada rumah-rumah,dibuat dari beton atau pasangan batu, meneruskan beban dari dinding dan kolom bangunan ke tanah keras. Di dalamnya terdiri dari Pondasi setempat, Pondasi penerus, Pondasi pelat dan Pondasi konstruksi sarang laba - laba 
  2.  Pondasi dalam. Digunakan untuk menyalurkan beban bangunan melewati lapisan tanah yang lemah di bagian atas ke lapisan bawah yang lebih keras. Contohnya antara lain tiang pancang, tiang bor, kaison, dan semacamnya. Penyebutannya dapat berbeda-beda tergantung disiplin ilmu atau pasarannya.contohnya: fondasi tiang pancang
Kombinasi fondasi pelat dan tiang pancang

Jenis pondasi yang digunakan dalam suatu perencanaan bangunan tergantung dari jenis tanah dan beban yang bekerja pada lokasi rencana proyek.

Desain Pondasi

Pondasi didesain agar memiliki kapasitas dukung dengan penurunan / settlement tertentu oleh para Insinyur geoteknik dan struktur.

Desain utamanya mempertimbangkan penurunan dan daya dukung tanah, dalam beberapa kasus semisal turap, defleksi / lendutan pondasi juga diikutkan dalam perteimbangan. Ketika berbicara penurunan, yang diperhitungkan biasanya penurunan total(keseluruhan bagian pondasi turun bersama-sama) dan penurunan diferensial(sebagian pondasi saja yang turun / miring). Ini dapat menimbulkan masalah bagi struktur yang didukungnya.

Daya dukung pondasi merupakan kombinasi dari kekuatan gesekan tanah terhadap pondasi( tergantung pada jenis tanah, massa jenisnya, nilai kohesi adhesinya, kedalamannya, dsb), kekuatan tanah dimana ujung pondasi itu berdiri, dan juga pada bahan pondasi itu sendiri. Dalamnya tanah serta perubahan-perubahan yang terjadi di dalamnya amatlah sulit dipastikan, oleh karena itu para ahli geoteknik membatasi beban yang bekerja hanya boleh, biasanya, sepertiga dari kekuatan desainnya.

Beban yang bekerja pada suatu pondasi dapat diproyeksikan menjadi:
  1. Beban horizontal/beban geser, contohnya beban akibat gaya tekan tanah, transfer beban akibat gaya angin pada dinding.
  2. Beban vertikal/beban tekan dan beban tarik, contohnya: Beban mati ( contoh berat sendiri bangunan ) Beban hidup ( contoh beban penghuni, air hujan dan salju ) Gaya gempa, Gaya angkat air 
  3. Momen
  4. Torsi

EPOXY LANTAI DAN COATING UNTUK PABRIK DAN GUDANG


Epoxy Lantai dan Coating adalah pekerjaan pelapisan permukaan beton dengan menggunakan material berbahan dasar epoxy resin, gunanya agar beton mudah untuk dibersihkan dan tersedia dalam berbagai warna yang menarik, sangat sesuai untuk digunakan pada lantai kerja dimana ketahanan pada bahan kimia diperlukan. Sangat cocok untuk digunakan di pabrik kimia, pabrik pengolahan bahan makanan, lorong-lorong yang sering dilalui arus lalu lintas dan sebagainya dengan katebalan antara 300 s/d 700 micron.
Dalam kasus tertentu diperlukan material dengan spesifikasi penggunaan lantai kerja untuk Heavy Duty Traffic sehingga penggunaan material self leveling dengan ketebalan 1.000 s/d 3.000 micron diperlukan.

Dengan dilapisinya beton dengan menggunakan material epoxy ini, beton memiliki estetika dengan warna yang menarik selain fungsi utamanya yaitu melindungi beton dari penetrasi zat kimia dan minyak agar mudah dibersihkan serta melindungi beton dari abrasive akibat dari traffic yang dilaluinya.

Material ini terdiri dari 2 komponen yaitu hardener dan based yang telah dikemas oleh pabrikan untuk menghindari kesalahan komposisi takaran antara based dan hardener.

Syarat lantai kerja
  • Beton memiliki kekuatan minimal K-225, telah berusia 28 hari,  bersih dan mempunyai moisture content kurang dari 5 % pada saat epoxy resin akan diaplikasikan.
  • Apabila kondisi muka air tanah tinggi, maka sebaiknya beton dilindungi dengan waterproofing untuk menjaga kondisi kelembapan beton sebagai media aplikasi.
  • Permukaan beton harus rata dengan toleransi kemiringan sebesar 1 mm / mi, permukaan dihaluskan dengan mesin trowel dan tidak dilapisi dengan plesteran. 
  • Movement dan expansion joint harus dipersiapkan dan direncanakan terlebih dahulu sebelum material Epoxy diaplikasikan, untuk mengurangi resiko terjadinya penyusutan pada beton


Beberapa Contoh Aplikasi Epoxy Floor


epoxy lantai 1EPOXY LANTAI dan EPOXY COATING untuk pabrik, gudang dan lapangan
epoxy lantai



cara aplikasi epoxy lantai


epoxy floorepoxy coating lantai



epoxy floor 2cat epoxy floor

epoxy lantai 9

epoxy lantai 10


cat epoxy lantai 34
epoxy coating lantai 23
epoxy lantai 100
epoxy lantai 81epoxy lantai 99


anti slip epoxy lantai
Penggunaan Anti Slip Grain
anti slip epoxy lantai 1
Texture Anti Slip

WATERPROOFING MEMBRANE BAKAR UNTUK ATAP DAN BASEMENT

Waterproofing membrane bakar adalah salah satu dari sekian banyak jenis waterproofing

Dan Waterproofing terdiri dari beberapa jenis, diantaranya :
  1. Membrane Bakar (3mm, 4mm thickness)
  2. Membrane Tempel (Self Adhesive)
  3. Membrane Coating (berbahan dasar bitumen)
  4. Membrane Polyurethane Coating (berbahan dasar polyurethane)
  5. Membrane Cement Based Coating (flexible coating cement based )
  6. Cement Based Coating Slurry 
  7. Acrylic Based Coating (berbahan dasar acrylic)
Dari beberapa jenis Waterproofing System tersebut, pada kesempatan ini kami akan sampaikan mengenai Waterproofing Membrane Bakar.

Waterproof Membrane Bakar adalah Material Waterproof dalam bentuk lembaran yang terbuat dari modified bitumen, diperkuat dengan serat tulang non woven polyester dan dipalikasikan dengan cara dibakar.

Waterproof ini sangat cocok diaplikasikan pada Roof Deck, Terrace, Balcony, Retaining Wall, dll.

Metode sederhananya adalah lantai kerja dibersihkan dari debu, minyak dan kotoran yang menempel hingga bersih, lalu lapisi beton dengan primer menggunakan kuas atau roll, setelah itu bentangkan lembaran material pada lantai kerja untuk memposisikan material pada posisi yang tepat, gulung kembali dengan mengikuti pola  yang telah direncanakan, setelah itu baru pembakaran pada sisi bawah material dilaksanakan dan rekatkan dengan alat bantu.

catatan yang harus diperhatikan adalah,
  1. Setiap sambungan diberikan overlap selebar 10 cm.
  2. Pada sparing pipa harus dilakukan pengecoran dengan non shrink grout untuk mengencangkan pipa kuat pada posisinya sehingga tidak bergerak,
  3. Setiap sudut diberikan champer/fillet/corner rounded agar material tidak menekuk dan patah, dan untuk menghindari adanya rongga yang tertinggal pada sudut sempit.
Untuk lebih jelas dan terperinci silahkan hubungi Technical Support NIAGA ARTHA CHEMCONS

Berikut beberapa contoh aplikasi
waterproofing membrane

waterproofing membrane bakar

waterproofing membrane pada atap

waterproofing membrane bakar pada dinding

waterproofing membrane bakar pada dinding vertical

waterproofing membrane pada retaining wall

cara pasang waterproofing membrane

tips pasang waterproofing membrane

waterproofing membrane untuk lantai basement

pasang waterproofing membrane pada atap

cara bakar waterproofing membrane
waterproofing membrane bakar di lantai basement

waterproofing membrane bakar pada area atap

waterproofing membrane pada atap gedung

contoh pasang membrane bakar

pasang membrane bakar yang rapi

hasil akhir waterproofing membrane











INJEKSI BETON UNTUK PERBAIKAN RETAK DAN PECAH

Injeksi beton adalah salah satu metod untuk memperbaiki beton pecah dan retak dengan menggunakan material epoxy grout resin.

Perbaikan bton retak dan pecah ini dikenal dengan metode injeksi yaitu dengan bantuan tekanan, memasukan material epoxy rsin kedalam jalur retakan sehingga beton yang telah terpisah akibat pecah dapat saling mengikat kembali sehingga terhindar dari kerusakan yang lebih besar.

Injeksi beton dengan epoxy grout ini memiliki karakteristik material yang unik yaitu
  1.  Material bersifat tidak menyusut
  2. memiliki viscositas yang baik sehingga dapat mengisi celah yang sangat kecil sekalipun, dan
  3. memiliki kekuatan tinggi dibanding beton itu sendiri, yaitu memiliki
  • Kuat tekan 620 kg/cm2 pada umur 7 hari dan 640 kg/m2 pada umur 28 hari
  • Kuat tarik 270 kg/cm2 pada umur 28 hari
  • Kuat lentur 400 kg/m2 pada umur 28 hari 

Beberapa Contoh Aplikasi Injeksi Pada Beton

injeksi beton

perbaikan beton pecah

injeksi retak

perbaikan beton pecah dan retak

perbaikan beton yang pecah
 

WATERSTOP PVC dan SWELLABLE untuk sambungan beton

Waterstop adalah material pengisi celah pada rongga sambungan beton dan pemasangan waterstop dilaksanakan pada setiap joint, baik pada construction, contraction ataupun expansion joint.

Terdapat beberapa jenis material waterstop diantaranya :
  1. Waterstop PVC
  2. Waterstop Hydroswelling
  3. Waterstop Hydrophilic
saat ini akan dijelaskan sedikit mengenai waterstop PVC

PVC Waterstop diproduksi dari bahan Polyvinylchloride berkualitas tinggi, yang diformulasikan khusus untuk menciptakan penghalang / sumbat air pada sambungan beton yang memiliki karakteristik tahan terhadap bahan-bahan perusak, memiliki gaya pegas dan tahan terhadap korosi. Tidak bereaksi akibat pengaruh asam, alkali, garam serta dapat bertahan tertanam dalam beton dalam jangka waktu yang lama. 


Kegunaan
PVC waterstops dirancang untuk menciptakan sistem sumbat yang terintegrasi pada beton  untuk movement joint dan construction joint. sambungan ini pada umumnya terdapat pada jenis struktur berikut :
  1. Cold joint / stop cor
  2. Basement dan struktur bawah tanah
  3. Kolam renang / Reservoir /Ttangki air
  4. Terowongan dan Jalan Bawah Tanah
  5. Gutter,  Bendungan, Saluran Air, Penampungan Limbah
  6. Atap beton, Jembatan
  7. Bendungan, Culverts, Canal, Pintu Air
Dalam pemasangan waterstop diperlukan kordinasi dan perencanaan agar Pekerjaan dapat terlaksana dengan baik.


Berikut Beberapa Contoh Aplikasi Waterstop PVC

waterstop 1
waterstop 2

waterstop 3

waterstop 4
waterstop 5

waterstop 6
waterstop pvc

waterstop
waterstop pvc 1
waterstop pvc 3

waterstop pvc 4
waterstop pvc 5

waterstop pvc 6